EGOCENTRIS SANG CICAK

Posted: 21 October 2010 in MOTIVASI
Tags: , , ,

Cicak cicak di dinding, diam-diam merayap, datang seekor nyamuk. Hap…lalu disantap…..lezatnya. Anda tentu tidak asing lagi dengan bait lagu tersebut. Lagu “cicak di dinding” tersebut menggambarkan bagaimana usaha seekor cicak untuk mendapatkan makanan untuk dirinya sendiri. Cicak memiliki kebebasan untuk menentukan sendiri, kapan dan berapa lama cicak itu mencari makan. Cicak harus mencari makan dengan menggunakan waktu serta tenaganya untuk mengejar mangsa dari satu dinding ke dinding yang lain.
Cicak akan mati jika ia malas mencari makanan. Jika cicak melakukan suatu kesalahan akan menanggung akibat tidak akan makan atau mati. Misalnya kesalahan yang menyebabkan ia kehilangan salah satu atau dua kakinya, maka cicak itu akan mati.
Cicak adalah binatang yang tidak memiliki kebiasaan berbagi makanan dengan sesamanya. Apa yang didapatkannya akan dimakan sendiri. Cicak tidak berotong royong untuk mencari makanan layaknya semut, akan tetapi cicak melakukan sendiri dan untuk kepentingan sendiri. Berbeda misalnya seperti lebah dan semut yang bekerja sama dalam mencari makanan. Apabila seekor cicak mengalami musibah, kecelakaan atau kesalahan yang menimbulkan terganggunya aktivitas dia, maka cicak tersebut tinggal menunggu kematian. Tidak ada cicak yang membantu sesama cicak untuk bertahan hidup dengan memberinya makanan.
Demikian juga dalam kehidupan bersosial sehari-hari, saling bertolong-tolonganlah anda satu dengan yang lain. Jangan seperti cicak yang memiliki keegoisan dimana ia beranggapan bahwa ia hanya hidup sendiri dalam dunia ini. Jadikan hidupmu memberi nilai bagi manusia dan lingkungan sekitarmu untuk mencapai kemakmuran.

Comments are closed.