TIPS AMAN SAAT MUDIK LEBARAN

Posted: 24 August 2010 in LEBARAN
Tags: , , ,

TIPS AMAN SAAT MUDIK LEBARAN

Tak terasa sudah dua minggu menjalankan puasa, yang artinya tinggal 2 minggu lagi merayakan kemenangan alias lebaran. Walaupun masih 2 minggu lagi tetapi sudah banyak orang mempersiapkan diri untuk pulkam alias mudik ke kampung halaman tercinta untuk bertemu dengan sanak saudara. Ada yang menggunakan transportasi udara, laut maupun darat dengan menggunakan kendaraan pribadi

Banyak faktor yang harus kita perhatikan dalam hal mengendarai mobil pribadi untuk mudik ke kampung apalagi yang sifatnya keselamatan dalam perjalanan yaitu :

1. Sebelum melakukan perjalanan yang jauh hendaknya beberapa hari sebelum keberangkatan, mobil kita bawa ke bengkel langganan kita untuk dicek, diservice dan di tune up.
2. Sebelum melakukan perjalanan panjang, kiranya seluruh rombongan melakukan doa secara bersama-sama agar disertai Tuhan selama perjalanan sampai ketujuan.
3. Selama dalam perjalanan hati-hati dan waspada dalam mengemudi mobil, jangan terlalu laju/kencang, ya kisaran 80 Km/jam merupakan standart keamanan dalam perjalanan.
4. Hendaknya minimal ada 2 orang supir dalam perjalanan agar apabila sewaktu-waktu mengantuk atau capek dapat bergantian mengemudinya.
5. Apabila mengantuk dalam mengemudi, penumpang yang lain dalam mobil hendaknya memperingati sang supir untuk berhenti dan istirahat kurang lebih setengah jam. Baru kemudian perjalanan dilanjutkan.
6. Kalau perlu dalam perjalanan membawa kopi dan termos berisi air panas, sehingga sewaktu-waktu sang supir bisa break/ngopi dulu untuk melepaskan rasa lelah dan kantuk.
7. Jangan mendahului ataupun menyelip mobil yang ada didepan kita terlebih saat tikungan ataupun tanjakan.

Dan yang tak kalah pentingnya dari kesemua tips diatas adalah “bersabar merupakan kunci segalanya dalam perjalanan”. Niscaya kita selamat sampai ketujuan dan dapat merayakan lebaran bersama keluarga tercinta. Kiranya tips-tips tersebut dapat membantu anda yang hendak mudik dengan melakukan perjalanan yang jauh.

Comments are closed.