MEMAKNAI MINGGU ADVENT I

Posted: 27 November 2010 in NATAL
Tags: , , , , , , ,

Baru saja kita meninggalkan akhir tahun gereja dan minggu ini kita akan memasuki tahun baru gereja atau apa yang namanya lebih dikenal dengan istilah Minggu Advent. Minggu Advent ini akan kita jalani selama empat minggu. Apa sih Advent itu ?

Advent yang berasal dari bahasa Latin, Adventus secara harfiah memiliki arti sebagai sebuah kedatangan. Minggu Advent adalah permulaan Minggu dalam penanggalan tahun Gereja. Minggu Advent dirayakan selama empat Minggu sebelum hari Natal. Biasanya dimulai pada Minggu yang paling dekat pada tanggal 30 Nopember, makanya di tahun 2010 kalender dunia ini yang dekat dengan tanggal 30 Nopember adalah tanggal 28 Nopember 2010 (besok pagi) dan diakhiri pada minggu ke empat tanggal 19 Desember 2009 sebelum malam kelahiran Yesus (Malam Natal).

Sebagaimana aturan HKBP yang dapat kita baca di dalam Almanak HKBP, kain penutup altar berwarna violet. Warna ini mengajarkan kepada kita bahwa dalam Minggu Advent yang berlangsung selama empat minggu, jemaat diajar agar merenungi dan menyesali dosa-dosanya yang telah diperbuat selama satu tahun ini.

Minggu Advent tidak lari dari sebuah rutinitas tahunan dimana lilin dinyalakan selama 4 minggu. Ironis sekali jika anggota jemaat tidak memahami makna dari penyalaan lilin tersebut. Jika kita simak perjalanan Minggu Advent di gereja-gereja yang ada di belahan dunia Eropa, Gereja menyalakan lilin violet, pada Minggu Advent yang pertama. Makna lilin violet yang menyala, kita diingatkan akan firman Tuhan Yesus yang mengatakan: “Akulah terang dunia”.

Lain halnya dengan gereja-gereja yang ada di Indonesia, warna lilin tidak dipermasalahkan untuk ke empat Minggu Advent tersebut. Tidak masalah dengan warna, yang penting kita memahami makna sesungguhnya penyalaan lilin di Minggu Advent I supaya kita merenung bahwa Yesus sebagai Garam dan Terang Dunia akan lahir ke dunia ini dan sikap kita yang terpenting adalah menyediakan tempat di hati kita untuk menerima Yesus lahir dalam diri kita, keluarga kita dan kehidupan kita sehari-hari.

About these ads

Comments are closed.